Jurnal Sintesis Sains Sains Terapan Analisis Laboratorium Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata
Potensi Hiperglikemia pada Warga Binaan Penyalahguna NAPZA: Deskripsi Gula Darah Puasa dan Karakteristik Metabolik
NASKAH FULL BAHASA INDONESIA

Kata Kunci

Gula darah puasa
hiperglikemia
NAPZA
metabolisme glukosa
warga binaan

Cara Mengutip

Fatmariza, A. R., Primartati, D. M., Kurniawan, A. E., Darmawan, R. dan Kusumaningrum, A. (2026) “Potensi Hiperglikemia pada Warga Binaan Penyalahguna NAPZA: Deskripsi Gula Darah Puasa dan Karakteristik Metabolik”, Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya, 7(1). doi: 10.56399/jst.v7i1.399.

Abstrak

Penyalahgunaan NAPZA merupakan masalah kesehatan yang dapat memengaruhi berbagai sistem tubuh, termasuk metabolisme glukosa. Gangguan metabolisme ini berpotensi meningkatkan risiko hiperglikemia yang sering tidak terdeteksi pada populasi khusus seperti warga binaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kadar gula darah puasa (GDP) dan karakteristik metabolik pada warga binaan penyalahguna NAPZA. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 80 responden yang dipilih secara total sampling. Data yang dikumpulkan meliputi kadar GDP, indeks massa tubuh (IMT), dan tekanan darah. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung mean, median, standar deviasi, nilai minimum, maksimum, serta persentase hiperglikemia. Rata-rata kadar GDP adalah 121,3 mg/dL dengan median 117 mg/dL, standar deviasi 22,77 mg/dL, nilai minimum 84 mg/dL, dan maksimum 204 mg/dL. Sebanyak 34 responden (42,5%) mengalami hiperglikemia. Sebagian responden juga menunjukkan kondisi obesitas dan tekanan darah normal hingga hipertensi. Warga binaan penyalahguna NAPZA memiliki potensi hiperglikemia yang cukup tinggi. Oleh karena itu, diperlukan skrining rutin kadar glukosa darah sebagai upaya deteksi dini gangguan metabolik di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

https://doi.org/10.56399/jst.v7i1.399
NASKAH FULL BAHASA INDONESIA

Referensi

American Diabetes Association. (2024). Standards of care in diabetes—2024. Diabetes Care, 47(Suppl. 1), S1–S350. https://doi.org/10.2337/dc24-Sint

Grundy, S. M. (2016). Metabolic syndrome update. Trends in Cardiovascular Medicine, 26(4), 364–373. https://doi.org/10.1016/j.tcm.2015.10.004

International Diabetes Federation. (2021). IDF Diabetes Atlas (10th ed.). https://diabetesatlas.org

Kahn, S. E., Hull, R. L., & Utzschneider, K. M. (2006). Mechanisms linking obesity to insulin resistance and type 2 diabetes. Nature, 444(7121), 840–846. https://doi.org/10.1038/nature05482

Kim, J. H., et al. (2019). Substance abuse and metabolic disorders: Pathophysiological mechanisms. Journal of Clinical Medicine, 8(6), 875. https://doi.org/10.3390/jcm8060875

World Health Organization. (2016). Global report on diabetes. https://www.who.int/publications/i/item/9789241565257

Ojo, O., Wang, X. H., Ojo, O. O., & Ibe, J. (2018). The effects of substance abuse on blood glucose parameters in patients with diabetes: A systematic review and meta-analysis. International Journal of Environmental Research and Public Health, 15(12), 2691. https://doi.org/10.3390/ijerph15122691

Zhang, Y., Shu, G., Bai, Y., Chao, J., Chen, X., & Yao, H. (2018). Effect of methamphetamine on the fasting blood glucose in methamphetamine abusers. Metabolic Brain Disease, 33(5), 1585–1597. https://doi.org/10.1007/s11011-018-0265-8

Gozashti, M. H., Yazdi, F., Salajegheh, P., Dehesh, M. M., & Divsalar, K. (2015). Fasting blood glucose and insulin level in opium addict versus non-addict individuals. Addiction & Health, 7(1–2), 54–59.

Creative Commons License

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Hak Cipta (c) 2026 Penulis dan Jurnal

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.