Jurnal Sintesis Sains Sains Terapan Analisis Laboratorium Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata
Profil Kromatogram Senyawa Penangkap Radikal DPPH dari Ekstrak Kaempferia rotunda Berdasarkan Perbedaan Metode Ekstraksi
PDF

Kata Kunci

Kaempferia rotunda
KLT
Kunyit Putih
Radikal DPPH

Cara Mengutip

Aryantini, D., Lailiyah, M. . dan Hardini, P. (2025) “Profil Kromatogram Senyawa Penangkap Radikal DPPH dari Ekstrak Kaempferia rotunda Berdasarkan Perbedaan Metode Ekstraksi”, Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya, 6(2). doi: 10.56399/jst.v6i2.348.

Abstrak

Tanaman Kaempferia rotunda merupakan tanaman obat yang secara empiris bermanfaat untuk mengobati batuk, diare, menyembuhkan luka, menurunkan demam bahkan untuk mengobati kanker. K. rotunda mengandung senyawa seperti flavonoid, fenol, Crotepoxide, Pinostrobin, saponin, tanin, dan minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kromatogram dari analisis Kromatografi Lapis Tipis (KLT) senyawa yang terdapat dalam ekstrak K. rotunda menggunakan dua metode ekstraksi yang berbeda yakni maserasi dan reflux terhadap radikal DPPH secara kualitatif. Hasil rendemen ekstrak maserasi dan refluk sebesar 8,58% dan 3,98% b/b, perbedaan ini terjadi karena durasi ekstraksi serta sifat yang terlarut mungkin bersifat termolabil. Hasil skrining menunjukkan adanya senyawa flavonoid, saponin dan alkaloid pada hasil ekstrak maserasi dan refluk. Hasil identifikasi KLT diperoleh hasil positif flavonoid, fenol, saponin, alkaloid serta terdapat aktivitas penangkap radikal DPPH pada hasil ekstrak maserasi dan refluk yang ditunjukkan dengan adanya spot berwarna kuning pada rentang Rf 0,2-0,8 yang menandakan peredaman terhadap radikal DPPH.

https://doi.org/10.56399/jst.v6i2.348
PDF

Referensi

Agrawal, S., Bhawsar, A., Choudhary, P., Singh, S., Keskar, N., & Chaturvedi, M. (2011). In-Vitro anthelmintic activity of Kaempferia rotunda.

Anggrainy, H., & Asriyanti Muh.Darwin. (2017). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Batang Inggu (Ruta angustifolia (L.) Pers) Terhadap Streptococcus mutans. Majalah Farmasi, 14(02), 49–54.

Antioxidant and Antielastase Activity of Kaempferia Rotunda and Curcuma Zedoaria. (2018).

Astutiningsih, C., Octaviani, R., & Suratiningsih, S. R. I. (2014). Daya hambat minyak atsiri dan ekstrak limbah sisa destilasi rimpang kunir putih (Kaempferia rotunda L.) terhadap Pertumbuhan Candida albicans ATCC 10231. Jurnal Farmasi Sains Dan Komunitas, 11(1), 18–22.

Badaring, D. R., Sari, S. P. M., Nurhabiba, S., Wulan, W., & Lembang, S. A. R. (2020). Uji Ekstrak Daun Maja (Aegle marmelos L.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Indonesian Journal of Fundamental Sciences, 6(1), 16. https://doi.org/10.26858/ijfs.v6i1.13941

Dewantari, R., L, M. L., & Nurmiyativ. (2018). Jenis Tumbuhan yang Digunakan sebagai Obat Tradisional Di Daerah Eks- Karesidenan Surakarta Types. Bioedukasi, 11(2), 118–123.

Endah, S. R. N. (2017). Pembuatan Ekstrak Etanol Dan Penapisan Fitokimia Ekstrak Etanol Kulit Batang Sintok (Cinnamomun sintoc Bl.). Jurnal Hexagro, 1(2), 29–35. https://doi.org/10.36423/hexagro.v1i2.95

Fajriani, N., Kurniawan, H., & Nugraha, F. (2022). Identify The Rhodamin B On Lipstucks In The Market Using Thin Layer Chromatography (TLC) Method. Journal Syifa Sciences and Clinical Research (JSSCR), 4(3), 671–678.

Fauziah, D. T., Herowati, R., & Widodo, G. P. (2020). Uji Aktivitas Antimikroba Ekstrak Kunci Pepet. Jurnal Kesehatan Dr. Soebandi, 8(2), 154–157.

Fikayuniar, L., Abriyani, E., Suamiyati, & Ahda, A. (2023). Aktivitas Antioksidan pada Ekstrak Jantung Pisang Ambon Musa paradisiaca var sapientum L) dengan Metode DPPH. Jurnal Buana Farma, 3(2), 1–10. https://doi.org/10.36805/jbf.v3i2.785

Creative Commons License

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Hak Cipta (c) 2025 Penulis dan Jurnal

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.