Jurnal Sintesis Sains Sains Terapan Analisis Laboratorium Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata
Analisis Kadar BKO Natrium Diklofenak Dalam Jamu Pegal Linu Di Kecamatan Campurdarat Tulungagung Dengan Metode KLT dan Spektrofotometri Uv-Vis
PDF

Kata Kunci

Jamu Pegal Linu, KLT, Natrium Diklofenak, Spektrofotometri UV-Vis

Cara Mengutip

Nurin, W., Diyan Marta, R. dan Huda, C. (2025) “Analisis Kadar BKO Natrium Diklofenak Dalam Jamu Pegal Linu Di Kecamatan Campurdarat Tulungagung Dengan Metode KLT dan Spektrofotometri Uv-Vis”, Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya, 6(2). doi: 10.56399/jst.v6i2.324.

Abstrak

Penggunaan jamu sebagai pengobatan tradisional diwariskan secara turun-temurun dan melekat dikehidupan Masyarakat Indonesia. Jamu pegal linu merupakan salah satu jenis jamu yang banyak dikonsumsi untuk meringankan pegal linu atau nyeri kelelahan. Konsumsi jamu yang cukup tinggi membuat beberapa produsen menambahkan BKO (Bahan Kimia Obat) ke dalam jamu produksinya. Tujuan penambahan BKO agar efek yang diberikan lebih cepat dan menarik banyak konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan BKO natrium diklofenak dalam jamu pegal linu dan kadar yang terkandung dalam jamu yang beredar di Kecamatan Campurdarat. Metode yang digunakan adalah uji kualitatif menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan uji kuantitatif dengan Spektrofotometri UV-Vis. Hasil KLT dengan menggunakan eluen metanol:kloroform:asam asetat (1:9:0,2), 3 dari 10 sampel yang digunakan positif mengandung natrium diklofenak dengan nilai Rf 0,6 (S1); 0,78 (S2) dan 0,73 (6). Hasil pengujian menggunakan spektrofotometri UV-Vis diperoleh Panjang gelombang maksimum larutan baku natrium diklofenak sebesar 215 nm dan absorbansi sebesar 0,736. Persamaan garis linier yang diperoleh adalah y = 0,0002x – 0,0019 dengan nilai r = 0,9824. Kadar natrium diklofenak yang terkandung dalam satu kemasan sampel dengan kode S1, S2 dan S6 secara berturut-turut sebesar 2,19 mg; 0,69 mg dan 53,21 mg.

https://doi.org/10.56399/jst.v6i2.324
PDF
Creative Commons License

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Hak Cipta (c) 2025 Penulis dan Jurnal

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.