Jurnal Sintesis Sains Sains Terapan Analisis Laboratorium Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata
Korelasi Kadar C-Reactive Protein (CRP) dengan Kadar Hemoglobin A1c (Hba1c) pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2
PDF

Kata Kunci

Diabetes Melitus Tipe 2
CRP
HbA1c
Inflamasi
Korelasi

Cara Mengutip

Zahrani, A. H., Khoirul Abror, Y., Marliana, N. dan Merdekawati, F. (2025) “Korelasi Kadar C-Reactive Protein (CRP) dengan Kadar Hemoglobin A1c (Hba1c) pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2”, Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya, 6(2). doi: 10.56399/jst.v6i2.314.

Abstrak

Diabetes melitus tipe 2 adalah kondisi meningkatnya kadar gulosa yang disebabkan oleh kesalahan fungsi insulin oleh sel beta pankreas. HbA1c digunakan sebagai penanda kontrol glikemik jangka panjang sementara CRP merupakan biomarker inflamasi yang digunakan sebagai biomarker inflamasi sistemik pada penderita diabetes melitus tipe 2.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui korelasi CRP dengan HbA1c pada penderita diabetes melitus tipe 2. Desain penelitian yang digunakan adalah analisis observasional dengan desain cross-sectional terhadap 30 pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Al-Ihsan Baleendah. Kadar CRP diukur menggunakan metode Fluorescence Immunoassay (FIA) dan kadar HbA1c diperoleh melalui rekam medis pasien. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata CRP sebesar 11,26 mg/L dan HbA1c sebesar 9,8%. Hasil uji korelasi Spearman menunjukan nilai signifikasi p = 0,002 dengan nilai koefisien korelasi r = 0,552 yang artinya terdapat korelasi positif yang signifikan antara kadar CRP dan HbA1c. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kadar CRP, sebagai indikator peradangan sistemik, berhubungan dengan buruknya kontrol glikemik pada pasien diabetes melitus tipe 2.

https://doi.org/10.56399/jst.v6i2.314
PDF
Creative Commons License

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Hak Cipta (c) 2025 Penulis dan Jurnal

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.