Abstrak
Body scrub merupakan salah satu bentuk perawatan tubuh dalam keadaan tubuh basah dengan menggunakan berbagai ramuan yang bertujuan mengangkat sel kulit mati, kotoran, dan membuka pori-pori sehingga pertukaran udara bebas dan kulit menjadi lebih cerah dan putih. Dengan memakai body scrub, tubuh akan memiliki kulit yang bersih, sehat dan terawat. Berbagai macam bahan termasuk herbal telah dikembangkan sebagai bahan utama dari body scrub. Salah satu contohnya adalah kopi. Kopi arabika banyak digunakan dalam kosmetik karena sifat aktivitas biologisnya tinggi dan kemampuan menembus barrier kulit. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan modifikasi formula body scrub berbahan baku kopi arabika sehingga terbentuk produk yang stabil, nyaman dan sehat untuk diaplikasikan pada tubuh. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu ekstraksi dan maserasi dari berbagai variasi formula konsentrasi ampas kopi 5%, 10% dan 20%. Berdasarkan hasil uji organoleptis menunjukkan bahwa F1 memiliki bentuk cream, warna coklat, berbau khas kpi dan sifatnya stabil, sedangkan F2 dan F3 memiliki kriteria sama namun warna cream nya adalah coklat tua. Semua produk becoffee scrub memiliki pH 7 sehingga aman diaplikasikan di kulit. Uji hedonisme terhadap warna, aroma, tekstur dan kesan pemakaian semua produk juga memperlihatkan sebagian besar responden menyukai produk dengan F3 yaitu formula 20%. Disamping itu, uji homogenitas mengindikasikan sediaan memiliki susunan homogen dan tidak ada butiran kasar sedangkan evaluasi tipe emulsi menunjukkan bahwa semua sediaan body scrub mempunyai tipe emulsi m/a. Uji daya sebar dari semua sediaan menunjukkan produk yang memiliki daya sebar yang paling besar adalah formula F1 ampas kopi 10%
Referensi
Cahyani, Ayu S., 2017, Formulasi dan Uji Mutu Fisik Krim Natrium Diklofenak Dengan Variasi Basis Asam Stearat dan Triethanolamine, Karya Tulis Ilmiah, Universitas Setia Budi Surakarta
Elcistia R., dan Abdul K.Z., 2018, Optimasi Formula Sediaan Krim o/w Kombinasi Oksibenzon dan Titanium Dioksida Serta Uji Aktivitas Tabir Suryanya Secara In Vivo, majalah Farmaseutik Vol 14 No 2, 63-78
Farah, Adriana., Tomas De P., Daniel P. M., Luiz C.T., Peter R.M. 2006. Chlorogrnic Acids and Lactones in Regular and Water-Decaffeinated Arabica Coffees. J. Agric. Food Chem. Vol. 54(2) : 374-381
Harefa dan Reni E.P., 2018, Formulasi dan Uji Efektivitas Sediaan Krim Body Scrub yang Mengandung Ampas Kopi (Coffea arabica L.), Skripsi, Universitas Sumatera Utara
Hartono. 2013. Siaran Pers”Produksi Kopi Nuantara Ketiga Terbesar di Dunia”. Diterbitkan oleh: Kementerian Perindusrian (Kemenperin) tanggal 25 Juli 2013.
Hendradi E, Chasanah U, Indriani T, Fionnayuristy F. 2013. Pengaruh gliserin dan propilengilkol terhadap karakteristik fisik, kimia, dan SPF sediaan krim tipe o/w ekstrak biji kakao (Theobroma cacao L). PharmaScientia. 2(2) : 1-12
Kanza, A.M., 2016, Formulasi Body Scrub Dari Ampas Kopi, Skripsi, Institut Pertanian Bogor
Musdalipah, dkk., 2016, Formulasi Body Scrub Sari Ubi Jalar Ungu (Ipomoea Batatas L.) Varietas Ayumurasaki, Warta Farmasi Vol.5 No.1 hal 88-98
Ningsi, Surya.,dkk., 2015, Formulasi Sediaan Lulur Krim Ampas Kedelai Putih dan Ampas Kopi Arabika, JF FIK UINAM, Vol.3 No.1
Tranggono, R.S..dkk, 2007, Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik, Gramedia Pustaka Utama Jakarta , P 6-10.
Tokimoto T,. dkk.,. 2005. Removal of leads ions in drinking water by coffee ground as vegetable biomass. Journal of Colloid and Interface Science, Vol 1(2) : 56-61
Ulfa, Maria.,dkk, 2016, Formulasi dan Evaluasi Fisk Cream Body Scrub Dari Ekstrak The Hitam (Camellia Sinensis), Variasi Konsentrasi Emulgelator Span-Tween 60, JF FIK UINAM, Vol.4 No.4

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2021 pemta Tiadeka, Lupita, Wulan
