Analisis Kadar Kreatinin Dengan Metode Fotometeri Pada Pengkonsumsi Alkohol di Desa Panggung Kalak, Kabupaten Tulungagung

Penulis

  • Yuni Puspita Fitriani Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Ibnu Muhariawan Restuaji Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

DOI:

https://doi.org/10.56399/jst.v5i1.173

Kata Kunci:

Alkohol, Kadar Kreatinin, Fotometeri

Abstrak

Minuman beralkohol adalah minuman yang mengandung etanol dalam konsentrasi yang bervariasi. Etanol yang masuk ke tubuh akan melalui proses metabolisme di liver dan ginjal. Proses metabolisme melibatkan enzim NADPH dan CYPE21. Alkohol yang dikonsumsi dalam jumlah yang besar akan menyebabkan induksi CYPE21 merusak membran sel ginjal. Kerusakan pada membran sel ginjal akan mempengaruhi kemampuan filtrasi ginjal. Salah satu cara untuk mengukur kemampuan filtrasi ginjal adalah dengan menganalisis kadar kreatinin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar kreatinin pada pengkonsumsi alkohol di Desa Panggung Kalak, kabupaten Tulungagung. Penelitian ini bersifat deskriptif dan menggunakan teknik sampling purposive sampling. Metode fotometeri digunakan untuk menentukan kadar kreatinin pada responden. Hasil yang didapatkan menunjukkan 15 responden yang semuanya adalah laki-laki dengan kriteria usia 20 tahun dan telah mengonsumsi alkohol > 5 tahun. Analisis kadar kreatinin yang didapatkan yaitu 26% responden memiliki kadar kreatinin normal dan 74% responden memiliki kadar kreatinin tidak normal. Hal ini mengindikasikan bahwa konsumsi alkohol berpotensi mengganggu kinerja fungsi ginjal.

Referensi

Chung, F.M., Yang, Y.H., Shieh, T.Y., Shin, S.J., Tsai, J.C.R., Lee, Y.J., 2005, “Effect of Alcohol Consumption on Estimated Glomerular Filtration Rate and Creatinine Clearance Rate”, Nephrol Dial Transplant. 20. 1610-1616.

https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTQ3NSMy/konsumsi-alkohol-oleh-penduduk-umur--15-tahun-dalam-satu-tahun-terakhir.html

Indrasari, D.A.R.P., Dharmawati, I.G.A.A., Habibah, N., 2023,”Gambaran Kadar Kreatinin Serum Pada Peminum Tuak di Desa Sangeh Kabupaten Badung”, Jurnal Skala Husada: The Journal of Health. 20. 2. 15-20.

Konwar, Atanu, 2022, “A Review on : Fermented Alcoholic Beverages; Its Preservation, Shelf Life Extension and Value Addition”, Current Trends in Pharmaceutical Research. 8. 2.

Kusumadewi, A.F., Daniswara, P.C.T., Ismanto, S.H., Aulia, A, 2020, “Relationship Between The Level of Alcohol Consumption to The Depression of Multiple Substance Users in Sleman Yogyakarta”, Biomedical Journal of Indonesia. 6. 3.

Purbayanti, Dwi, 2018, “Efek Konsumsi Minuman Beralkohol Terhadap Kadar Kreatinin”, Jurnal Surya Medika. 4. 1.

Rahayu, M. dan Solihat, M.F., 2018, “Toksikologi Klinik”, Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Rahayu, D., Rahmat, A., Rukhiat, D., Hartadi, Rustiana, T., 2023, “Perbandingan Kadar Kreatinin Menggunakan Sampel Serum, Plasma EDTA dan Plasma Sitrat Dengan Metode Jaffe Reaction”, JAK-STABA. 7. 1.

Satriani, Nurlela, 2023, ”Kebiasaan Konsumsi Minuman Keras Pada Kalangan Remaja Di Desa Mario Kecamatan Libureng Kabupaten Bone”, ALLIRI : Journal Of Anthropology. 5. 2.

Varga, Z.V., Matyas,C., Paloczi, J., Pacher, P., 2017, “Alcohol Misuse and Kidney Injury : Epidemiological Evidence and Potential Mechanisms”, Alcohol Research : Current Rreviews. 38. 2.

Wibowo, S., 2013, “Implementasi Pasal 13 Ayat (1) Peraturan Daerah Kabupaten Tulungagung Nomor 4 Tahun 2011 Terkait Dengan Pengendalian Dan Pengawasan Peredaran Minuman Beralkohol Oleh Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Tulungagung”, Brawijaya Law Student Journal. Maret 2013.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-06-28

Terbitan

Bagian

Artikel Penuh