Analisis Penyebab Ketidaktepatan Pemberian MP-ASI pada Balita di Kelurahan Bandar Lor Kota Kediri

Penulis

  • Ratna Frenty Nurkhalim IIK BW
  • Dianti Ias Oktaviasari Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri

DOI:

https://doi.org/10.56399/jst.v4i2.105

Kata Kunci:

Analisis, stunting, MP-ASI, Kediri

Abstrak

Kasus stunting di Indonesia mengalami penurunan di tahun 2022, namun kasusnya belum mencapai target sebesar 14%. Menurut WHO, terdapat empat faktor penyebab langsung kejadian stunting antara lain, keluarga, ASI, MP-ASI, dan infeksi. Kondisi stunting memberikan dampak buruk pada kualitas hidup balita antara lain menghambat perkembangan otak, berisiko mengalami penyakit degeneratif, dan daya tahan tubuh lemah. Penelitian berujuan untuk mengetahui penyebab ketidaktepatan pemberian MP-ASI. Metode yang digunakan adalah observasional deskriptif dengan populasi masyarakat RW 05 Kelurahan Bandar Lor. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket, data kelurahan, dan data Puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, unsur man dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan ibu balita tentang pemberian MP-ASI yang tepat. Unsur method, metode kurang menarik karena ceramah kurang efektif. Unsur machine, media sulit diakses, dan unsur material lembar balik memiliki jangkauan visual terbatas. Selanjutnya unsur measurement, kurangnya pengawasan dan pencatatan karena Tim Pendamping Keluarga belum maksimal. Unsur mileu, lingkungan keluarga cenderung mendukung pemberian MP-ASI dini karena budaya, penampilan, informasi yang salah, dan beban ganda ibu.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-03-20

Terbitan

Bagian

Artikel Penuh