FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDS) PADA KARYAWAN DIVISI GENERAL SERVICE DAN DIVISI FINANCE AND BUDGETING DI PT.X TAHUN 2024
PDF

Kata Kunci

Musculoskeletal Disorder (MSDS)
postur kerja
usia

Cara Mengutip

Twinagung Dorojatun Suryaningadi, & Sangadji, N. W. . (2024). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDS) PADA KARYAWAN DIVISI GENERAL SERVICE DAN DIVISI FINANCE AND BUDGETING DI PT.X TAHUN 2024. Jenggala : Jurnal Riset Pengembangan Dan Pelayanan Kesehatan, 3(2), 55-62. https://doi.org/10.56399/jgl.v3i2.185

Abstrak

Keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDS)merupakan salah satu penyebab terjadinya kecelakaan kerja, sehingga dapat berdampak kepada diri sendiri maupun orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara postur kerja, masa kerja, dan usia dengan keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDS)) pada karyawan di PT.X. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional dengan besar sampel 40 karyawan (total sampling). Data yang dikumpulkan yaitu data primer menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NMB). Penelitian ini dilakukan bulan Juni – Juli  2024 . Penelitian ini terdiri dari variabel independen yaitu postur kerja, masa kerja , dan usia, data dianalisis dengan univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian dari uji statistik Chi-square menunjukkan variabel yang ada hubungan antara keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDS), yaitu postur kerja (p= 0,563), masa kerja (p=0,000), dan usia (p=0,000) dengan keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDS) pada karyawan di PT. X pada tahun 2024. Disarankan kepada manajemen agar dapat melakukan supervisi untuk melihat penerapan setiap pekerjaan sesuai dengan SOP.

https://doi.org/10.56399/jgl.v3i2.185
PDF

Referensi

Andini, F. (2015). Risk Factors of Musculoskeletal Disorders (MSDS) in Workers. IV(1), 12-19.

Anggraini, O. (2017). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDS) PADA TENAGA KERJA BAGIAN WELDING PT. FARREL INTERNUSA PRATAMA, JAKARTA.

Damayanti, R. H., & Iftadi, I. (2014). Analisis Postur Kerja Pada PT. XYZ Menggunakan Metode ROSA (Rapid Office Strain Assesment.

Departemen Kesehatan RI. (2011).

Dewi, A. M. P. (2019). Hubungan antara Postur Kerja dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders pada pegawai Administrasi di Kantor Pusat Universitas Jember.

Diana Samara. (2012). Duduk statis sebagai faktor risiko terjadinya nyeri punggung bawah pada pekerja perempuan. Skripsi Universa Medicina, Vol. 24, N, hal 73-79.

European Agency for Safety and Health at Work. (2010). OSH in Figures: Work Related Musculoskeletal Disorders in the EU — Facts and figures.

European Foundation for the Improvement of Living and Working Conditions, N. . (2015). European Foundation for the Improvement of Living and Working Conditions, n.d.

Fatoni, H. (2012). Hubungan Sikap dan Posisi Kerja dengan Low Back Pain pada Perawat RSUD Purbalingga.

Hadyan, M. F. (2015). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Low Back Pain pada Pengemudi Transportasi Publik.

Hadyan, M. F., & Saftarina, F. (2017). Hubungan Usia, Lama Kerja, Masa Kerja Dan Indeks Massa Tubuh (IMT) Terhadap Kejadian Musculoskeletal Disorders (MSDS) Pada Petani Di Desa Munca Kabupaten Pesawaran. Medula, 7(4), 141–146. http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/medula/article/download/1704/pdf.

Creative Commons License

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Hak Cipta (c) 2024 Twinagung Dorojatun Suryaningadi, Namira Wadjir Sangadji