Formulasi Sediaan Suspensi Antasida Dengan Variasi Konsentrasi Suspending Agent Xanthan Gum

Penulis

  • Novi Anggraeni Universitas Muhammadiyah Gresik
  • Pemta Tiadeka Universitas Muhammadiyah Gresik
  • Diah Ratnasari

Kata Kunci:

Suspension Evaluation Formulation, Suspending agent, Xanthan Gum

Abstrak

Antasida adalah salah satu obat yang biasa digunakan untuk mengatasi ganguan asam lambung yang berlebihan, dan rasa nyeri ulu hati yang disebabkan oleh iritasi lambung dan pepsin. Dalam pembuatan suspensi antasida dibutuhkan bahan yang dapat mentabilkan suspensi, salah satunya adalah suspending agent. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan kestabilan sediaan suspensi antasida dengan perbedaan tiga variasi konsentrasi yang berbeda yaitu 0,1%, 0,3%, dan 0,5%. Evaluasi fisik sediaan dilakukan dengan evaluasi uji pH, uji homogenitas, uji organoleptis, uji viskositas, uji volume sendimentasi, uji berat jenis, dan uji henonik. Formula terbaik yang didapat pada hasil penelitian ini adalah Formula III dengan hasil uji organoleptis berwarna putih, berbau mint, dan berasa menthol, Hasil pH 8 pada hari ke 1 dan ke 7, uji homogenitas sediaan stabil homogen hingga uji pada hari ke 14, hasil uji viskositas 140 mPas, uji hedonik dengan hasil kesukaan warna 4.25, bau 4.25, dan penampilan 4.3, uji volume sendimentasi dengan hasil 1, berat jenis dengan hasil uji lebih dari 1,00 hingga hari ke 14.

Referensi

Afifah, N. 2020. Optimasi Formula Ramuan Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum) dan Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) Kombinasi Asam Jawa (Tamarindus indica L.) Untuk Mengatasi Nyeri Haid. Laporan Tugas Akhir. Fakultas Kesehatan. Universitas Muhammadiyah Gresik.

Agoes, Goeswin. 2012. Sediaan Farmasi Likuida-Semisolida. Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Allen, L.V., Popovich,N.G., & Ansel, HC. 2014. Bentuk Sediaan Farmasetis & Sistem Penghantaran Obat Edisi 9. Wolters Kluwer: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Anjani, M.R., Kusumowati, I.T.D., Indrayudha, P., & Sukmawati, A. 2011. Formulasi Suspensi Siprofloksasin Dengan Suspending Agent Pulvis Gummia Arabici Dan Daya Antibakterinya. Jurnal Farmasi Indonesia Pharmacon Pharmaceutical Journal Of Indonesia. Vol.12, No.1.

Ansel, H.C. 2008. Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi Edisi Keempat. UI-Press: Penerbitan Universitas Indonesia.

Anwar, E. 2012. Eksipien Dalam Sediaan Farmasi Karakterisasi Dan Aplikasi. Jakarta: Dian Rakyat.

Badan Pengawas Obat Dan Makanan RI. 2023. Seri Buku Saku Penanganan Kasus Pencemaran Etilen Glikol Dan Dietilen Glikol (EG/DEG) Dalam Siro6p Obat Jilid I. Jakarta: Badan Pengawas Obat Dan Makanan.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 1979. Farmakope Edisi III. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2007. Pedoman Penggunaan Obat Bebas Dan Obat Bebas Terbatas. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2020. Farmakope Edisi VI. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Farhani, A. 2020. Pengaruh Variasi Konsentrasi Xanthan Gum Sebagai Suspending Agent Terhadap Sifat Fisik Sediaan Suspense Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum sanctum). Karya Tulis Ilmiah. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional Surakarta.

Fatmawati, U. 2018. Formulasi Suspensi Analgesik-Antipiretik Ibuprofen Dengan Suspending Agent Gom Arab Dan CMC-Na. Journal Of Pharmaceutical Care Anwar Medika. Vol.1, No.1.

Istighfarin, R.L., Azizah, S.N., Falahi, A., & Hidayah, A.N. 2022. Pengaruh Variasi Suhu Sebelum Dan Setelah Penyimpanan Terhadap Stabilitas Fisik Dan Kontaminasi Bakteri Suspensi Antasida Generik. Florea: Jurnal Biologi Dan Pembelajarannya. Vol.9, No.2.

Ningsih, U.I., & Susilawati. E. 2017. Mutu Fisik Suspensi Oral Ekstrak Ubi Jalar Ungu (Ipomoe Batatas L.) Dengan Suspending Agent CMC Na (Carboxymethyl Cellulose Natrium) 0.5%, 0,75%, 1%. Akademi Farmasi Putera Indonesia Malang.

Nurlisani, Sa’adah, K., Maulana, M., Salhah, & Harliantika, Y. 2019. Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Suspensi Ketoprofen Menggunakan Perbandingan Konsentrasi Suspending Agent Xanthan Gum. Proceeding Of Sari Mulia University Pharmacy National Seminars 1 (1): 67-75.

Rowe, R.C., Shesky, P.J., & Quinn, M.E. 2009. Handbook of Phamaceutical Excipient - Sixty Edition. London : Pharmaceutical Pres.

Sweetman, Sean c., 2009. Martindale Thirty - Sixty Edition. London : Pharmaceutical Press.

Wijaya, H.M., & Lina, R.N. 2021. Formulasi Dan Evaluasi Fisik Sediaan Suspensi Kombinasi Ekstrak Biji Pepaya (Carica papaya L.) Dan Umbi Rumput Teki (Cyperus rotundus L.) Dengan Variasi Konsentrasi Suspending Agent PGA (Pulvis Gummi Arabici) Dan CMC-Na (Carboxymethylcellulosum Natrium). Cendekia Journal of Pharmacy. Vol.5, No.2.

Wiraandini, N.P.D., Rustiani, E., & Utami, N.F. 2019. Pengembangan Suspensi Kombinasi Ekstrak Buah Mahkota Dewa Dan Daun Kelor Dengan Variasi Konsentrasi Bahan Pensuspensi Xanthan Gum. Fakultas MIPA Universitas Pakuan.

Wirasti, Ulfah, F., & Slamet. 2020. Karakterisasi Sediaan Suspensi Nanopartikel Ekstrak Etanol Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del.). Cendekia Journal of Pharmacy STIKES Cendekia Utama Kudus. Vol.4, No.2.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-12-29

Terbitan

Bagian

Artikel Penuh